Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Search This Blog

Minggu, 15 September 2013

Cara Membuat Blogspot

Jika email Gmail kamu sudah siap ikuti langkah-langkah cara mudah membuat blog di blogspot berikut ini:
1. Masuk ke alamat web blogger: http://www.blogger.com 
Lihat petunjuk di Gambar-1 dibawah ini.
Kamu bisa pakai Mozila Firefox maupun Google Chrome pilih yang kamu suka.
Dalam tutorial blogger cara mudah membuat blog ini saya memakai Mozila Firefox.


Gambar-1
Akan muncul halaman Blogger seperti pada Gambar-2 dibawah ini:
Selanjutnya ikuti langkah no.:2 ya


Gambar-2
2. Masukan alamat email Gmail kamu dan masukan password lalu KLIK tombol Masuk. 
Untuk lebih jelasnya lihat pada Gambar-2 di atas.
Setelah kamu klik tombol "Masuk" akan muncul halaman Dasbor Blogger seperti pada Gambar-3 dibawah ini.


Gambar-3
3. Silahkan KLIK tombol Blog Baru lihat petunjuknya pada Gambar-3.
Akan muncul halaman untuk Daftar Blog > Buat log baru 
Seperti pada Gambar-4 dibawah ini:


4. Masukan Judul Blog yang akan kamu buat.
Title Blog atau Judul Blog akan ditayangakan dalam tampilan Blog yang akan kamu buat. Seperti Judul Blog saya adalah CARA DESIGN BLOG akan muncul di header blog.

Untuk memasukan Title atau Judul Blog silahkan ikuti petunjuk seperti pada Gambar-4 di bawah. Sebagai contoh saya akan membuat blog dengan judul: HobiI Bola. Maka masukan Judul Blog: Hobi Bola. Boleh dengan huruf besar boleh huruf kecil sesuai selera kamu.

Gambar-4
Biasanya dalam membuat Judu Blog berkaitan dengan tema Blog yang akan kamu buat. Misal Judul Blog: Hobi Bola karena akan membuat Blog dengan tema sepak bola. 
Jika kamu ingin membuat blog tentang hobi mancing buat Judul Blog-nya: Hobi Mancing atau Mancing Asyik atau Mania Mancing. 
Bisa juga dengan nama kamu sendiri misal: Ini Budi. Intinya bebas dalam menentukan Judul Blog.
"Tips: Judul Blog merepresentasikan isi blog yang akan kamu buat. Buat Judul Blog sesuai tema blog yang akan kamu buat, sehingga bisa menarik pengunjung"

3. Masukan Alamat.
Alamat ini adalah alamat blog yang akan kamu buat. Alamat ini akan digunakan untuk mengunjungi blog kamu. Seperti blog Cara Design Blog ini alamatnya http://cara-design.blogspot.com/

Lihat petunjuknya di Gambar-4.
Di situ sebagai contoh alamat saya memasukan: hobibola lalu tekan ENTER, tunggu sebentar server akan Memeriksa Ketersediaan Alamat.

Jika ada pemberitahuan "Maaf, alamat blog ini tidak tersedia" seperti ditunjukan pada Gambar-5, artinya alamat yang kamu masukan sudah dipakai orang lain.
Kamu harus merubah atau mengganti dengan alamat lain.


Gambar-5
"Tips: Dalam menulis alamat blog tidak boleh pakai spasi. Huruf dari a sampai z. Boleh menggunakan tanda (-) dan menggunakan angka."
Misal Blog Cara Design Blogspot ini menggunakan alamat dengan tanda (-),
"cara-design" alamat blog jadinya seperti ini http://cara-design.blogspot.com. Bisa juga menggunakan angka Misal: inibudi99" atau "motor2000"

Karena alamat hobibola.blogspot.com sudah dipakai maka alamat "hobibola" saya rubah menjadi: "bloghobibola" biar lebih jelas membuat alamat blog lihat pada Gambar-5.


Tunggu sebentar untuk mengecek ketersediaan alamat. Kalau alamat "bloghobibola" tersedia akan ada pemberitahuan: "Alamat blog ini tersedia" seperti pada Gambar-6.
Gambar-6
Jadi alamat: http://bloghobibola.blogspot.com tersedia untuk didaftarkan.

5.Pilih Template.
Template yang kamu pilih akan menjadi theme blog yang akan kamu buat. Template blog bisa kamu ubah sesuai kemauan kamu. Di Blogger ada banyak pilihan tampilan template tinggakl kamu pilih yang kamu suka. Kareana ini tutorial cara mudah membuat blogger maka saya contohkan yang mudah yaitu tempalte Dynamic Views lihat pada gambar-4 di atas.

6. Bila Judul Blog sudah dimasukan, Alamat yang kamu masukan tersedia dan sudah pilih template selanjutnya KLIK tombol Buat Blog (lihat Gambar-6).

Akan muncul halaman Dasbor Bloger yang kamu buat seperti ditunjukan pada Gambar-7di bawah ini:


Gambar-7

Setelah kamu membuat blog dengan mengikuti langkah-langkah cara mudah membuat blogger atau blogspot, blog dengan judul blog Hobi Bola, Blog Anda telah dibuat! ditunjukan seperti Gambar-7 diatas. Artinya blog sudah jadi :)



7. Untuk melihat blog yang telah kamu buat silahkan KLIK tombol Lihat blog (lihat Gambar-8 di bawah).
Atau kamu bisa juga membuka blog kamu dengan mengetikan alamat blog kamu di address bar.




Gambar-8
Dan inilah tampilan Blog yang telah kamu buat :)


Setelah blog yang kamu buat sudah jadi dengan mengikuti langkah-langkah membuat blog di cara mudah membuat blogger, selanjunya kamu bisa membuat postingan blog, mengganti template blog, melakukan setting blog dan mempercantik blog biar tampilannya menarik pengunjung blog. 

Cara Mengganti Template Blogger

Langkah-langkah mengganti template blog dari hasil download  berikut ini:
1. Login atau Masuk ke halaman Dasbor Blog kamu.
2. KLIK: Template, seperti gambar-1 di bawah ini:
Gambar-1
 Menuju halaman Template seperti gambar-2 berikut ini:
Gambar-2
 3. KLIK: Cadangkan/Pulihkan
Biar lebih jelas silahkan lihat gambar-2 di atas:
Setelah meng-Klik: Cadangkan/Pulihkan akan muncul kotak Template Cadangkan/Pulihkan, seperti gambar-3 di bawah ini:
Gambar-3
4. Klik: Unduh template lengkap (lihat petunjk pada gambar-3 diatas) 
Ada baiknya kamu unduh dulu template blog kamu sebelum mengganti dengan template hasil download untuk berjaga-jaga jika template hasil download tidak berjalan atau ada galat template yang kamu pakai sebelumnya masih bisa digunkan lagi setelah diunduh dan disimpan di hardisk komputer atau laptop kamu/

5. Unggah template dari file hard drive kamu

Cara mengggah template dari file hard drive caranya denga Klik: Browse, seperti gambar-4 di bawah ini:
Gambar-4
  1. Pilh file dengan cara KLIK: File Template hasil download kamu di hard drive.
    7. Unggah file template
    Caranya dengan KLIK: Unggah, lihat petunjuknya pada gambar-4 diatas.
    Kalau sudah klik: Unggah, tunggu sebentar komputer akan proses upload file template.
    Setelah proses upload selesai maka proses mengganti template dari hasil download sudah selesai artinya tampilan blog kamu sudah menggunkan template hasil download.

Rabu, 04 September 2013

accounting

Akuntansi Dasar: Akun, Jenis dan Nama Akun, Menurut Akuntansi



Mungkin anda sudah tahu definisi, fungsi, dan cabang-cabang akuntansi. Hal penting berikutnya adalah menguasai akun, kode dan bagan akun atau chart of accounts (COA). Apa itu akun menurut akuntansi dan apa fungsinya? Mengapa akun diperlukan? Apa saja jenis-jenis akun dalam akuntansi? Apa itu Saldo Akun? Itulah topik pertama yang akan saya bahas, sekaligus sebagai perkenalan pertama dengan pembaca JAK.

Apa itu Akun Secara Umum?

Sebelum era internet datang, khususnya di Indonesia, istilah “akun” (account) jarang digunakan di luar wilayah bisnis. Masyarakat umum lebih sering menggunakan kata “rekening” dibandingkan “akun”. Misalnya:
  • Orang tidak menyebut akun telepon, melainkan “rekening telepon”.
  • Orang tidak menyebut akun listrik, melainkan “rekening listrik”.
  • Orang tidak menyebut akun air, melainkan “rekening air”
  • Orang tidak menyebut akun bank, melainkan “rekening bank”.
Akun” adalah kata serapan dari bahasa inggris yaitu “account” yang artinya: tempat penampung catatan aktivitas yang tersusun secara koronologis berdasarkan sistim urut tertentu (tanggal misalnya). Sedangkat kata “rekening”, jika saya tidak keliru, adalah bahasa Belanda yang artinya “tagihan” atau dalam bahas Jerman disebut “rechnung” yang artinya juga tagihan.
Setelah era internet tiba, perlahan namun pasti, istilah “akun” makin sering digunakan oleh masyarakat umum, lalu timbul akun-akun yang sifatnya non-keuangan (non-financial accounts) misalnya: akun surat elektronik (email), akun komunitas tertentu (media sosial, forum, blog), dlsb. Saya menulis di JAK pun harus punya akun JAK terlebih dahulu :D

Anatomi Akun Secara Umum

Baik akun atau rekening listrik, telepon, bank, email, media sosial, sama-sama memiliki anatomi sebagai berikut:
  • Identitas Utama Akun (Account’s ID) – Baik itu akun keuangan maupun non keuangan, pasti memiliki identitas utama yang berfungsi sebagai pembeda antara suatu akun dengan akun lainnya. Identitas akun bisa jadi diwakili dengan nama akun atau kode-akun atau keduanya.
  • Keterangan Akun (Account’s Descriptions) – Keterangan akun, baik keuangan maupun non-keuangan sama-sama menjelaskan tentang keberadaan suatu akun, dilengkapi dengan ikhltisar (summary) dari aktivitas akun tersebut.
  • Aktivitas Akun (Account’s Activity)– Kecuali akun yang tidak aktif (idle account), baik yang keuangan maupun non keuangan, sudah pasti ada isinya, yang tiada lain adalah aktivitas yang dilakukan oleh pengguna akun terkait dengan akun tersebut. Akun email isinya berupa arsip email masuk maupun keluar. Akun bank isinya arsip catatan transaksi kas masuk dan keluar. Akun listrik isinya berupa catatan penggunaan listrik. Dan lain sebagainya.
Itu akun secara umum, sebagai pengantar.
Di tulisan ini saya akan fokus untuk membahas akun, kode akun dan bagan akun di wilayah yang sangat spesifik, yaitu: AKUNTANSI.

Apa itu Akun Menurut Akuntansi?

Akuntan dan calon akuntan, sejak di masa kuliah hingga bekerja, sudah sangat familiar dengan istilah “akun”, aktivitas harian tak jauh-jauh dari urusan akun (mulai dari urusan setup system/software akuntansi, pencatatan, pengelompokan, pelaporan, analisa, hingga pemeriksaan laporan keuangan).
Akuntan senior (baca: angkatan lama) lebih suka menggunakan istilah “rekening” atau “pos” (post) untuk menyebut akun, dalam PSAK barupun saya masih sering menemukan istilah “pos”,  itu sebabnya mengapa pekerjaan mencatat dan mengelompokan transkasi ke akun-akun sering disebut “posting”.
Mau disebut akun, rekening, pos, tak masalah. Yang jelas pengertian dan fungsinya sama saja, yaitu: sebagai penampung transaksi keuangan yang disusun secara kronologis berdasarkan tanggal transaksi. Misalnya:
  • Akun/rekening/pos “Kas” – Penampung transaksi-transkasi dalam bentuk kas (tunai)
  • Akun/rekening/pos “Penjualan” – Penampung transaksi-transaksi Penjualan
  • Akun/rekening/pos “Biaya Penyusutan Gedung” – Penampung transkasi-transkasi biaya penyusutan gedung
  • Akun/rekening/pos “Piutang Dagang” – Penampung transaksi-transkasi piutang
  • Dan seterusnya.

Mengapa Akuntansi Perlu Akun-akun?

Sederhananya seperti ini:
  • Pertama, tujuan utama akuntansi adalah untuk menyajikan informasi/data keuangan bermanfaat yang bisa dijadikan sebagai input atau bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan bisnis.
  • Kedua, agar bisa bermanfaat sebagai input dalam pengambilan keputusan bisnis, maka informasi keuangan harus bersifat: (a) akurat; (b) relevan; dan (c) mudah dipahami oleh pihak-pihak yang memerlukan (pengguna laporan keuangan: manajemen, pemegang saham, kreditur dan pemerintah).
  • Ketiga, agar mudah dipahami maka informasi keuangan perlu disajikan secara sistematis, logis, dan mudah dianalisa.
  • Keempat, agar tersaji secara sistematis, logis dan mudah dianalisa, maka informasi atau data keuangan tidak disajikan dalam kondisi mentah dan acak, melainkan harus terklasifikasi dan tersusun sedemikian rupa, sesuai dengan karakter usaha, seperti format laporan keuangan yang kita gunakan saat ini.
Itu sebabnya mengapa mekanisme proses akuntansi berlangsung secara bertahap, sebagai berikut:
  • Tahap-1. Mengumpulkan dan menganalisa bukti transaksi
  • Tahap-2. Menghitung transaksi (mengukur)
  • Tahap-3. Mencata transaksi (mengakui)
  • Tahap-4. Mengklasifikasikan transaksi ke dalam akun yang sesuai
  • Tahap-5. Menyusun laporan keuangan (melaporkan)
Catatan: Jika menggunakan software akuntansi, proses klasifikasi di tahap-4 berlangsung secara otomatis pada saat proses pencatatan (tahap-3) dijalankan.
Sehingga bisa disimpulkan bahwa, akun diperlukan dalam akuntansi sebagai penampung transaksi yang telah terklasifikasi.

Jenis-Jenis Dan Nama Akun Dalam Akuntansi

Dari pemaparan di atas bisa dikatakan bahwa, akun adalah representasi atau perwakilan dari suatu kelompok transaksi. Misalnya: akun “piutang dagang” adalah wakil dari transasksi-transaksi piutang dagang yang jumlahnya mungkin puluhan, ratusan atau bahkan ribuan.
Ada berapa jumlah akun dalam akuntansi, akun apa saja itu?
Disajikan dalam 2 elemen utama Laporan Keuangan, akun-akun tersebar dalam Laporan Posisi Keuangan (Neraca) dan Laporan Laba Rugi, sehingga secara keseluruhan akun-akun dibagi menjadi 2 kelompok besar, yaitu:
1. Akun TEMPORAL (Temporary Accounts) – Adalah kelompok akun yang nilai saldonya bersifat temporal atau sementara saja, dalam pengertian: nilai saldo akun kelompok ini hanya ada selama kurun waktu suatu periode saja, untuk kemudian ditutup di akhir periode buku. Akun temporal juga sering disebut “Akun NOMINAL” (nominal accounts). Masuk dalam kelompok akun temporal atau akun nominal adalah akun-akun yang disajikan dalam Laporan Laba Rugi. Pada proses tutup buku di akhir periode seluruh akun yang masuk dalam kelompok ini “DITUTUP”, dengan kata lain nilai saldo semua akun “DI NOL-kan” dengan cara: mendebit akun “Pendapatan”; dan mengkredit akun HPP dan “Biaya Operasional”  dengan akun “Laba Rugi”. Kelompok akun ini kemudian dibagi menjadi beberapa sub-kelompok, yaitu:
a. Akun sub-kelompok “Pendapatan” (Revenue) – Terdiri dari akun yang diberi nama:
  • Penjualan (Sales) – Untuk menampung transaksi penjualan
  • Retur Penjualan (Sales Return) – Untuk menampung transkasi retur penjualan atau barang kembali (jika menggunakan metode bruto)
  • Diskon (Discount) – Untuk menampung transaksi diskon (jika menggunakan metode bruto)
  • Pendapatan Lain-lain (other revenues) – Untuk menampung transaksi pendapatan yang berasal dari aktivitas di luar aktivitas utama usaha (sering disebut peredaran di luar usaha), termasuk pendapatan bunga jasa giro dari rekening bank.
b. Akun sub-kelompok “Harga Pokok Penjualan” (Cost of Goods Sold) – Terdiri dari akun yang diberi nama:
  • Upah Buruh (Labor Cost) – Upah bagi pegawai/buruh yang dibayar secara harian atau upah satuan
  • Pembuatan Sample (Sampling) – Pembuatan sample produk sebelum produksi, termasuk bahan baku dan proses
  • Pengemasan (Packing) – Pengemasan produk, termasuk bahan baku dan proses
  • Pengiriman (Shipping) – Pengiriman barang ke pembeli, baik sample maupun produksi.
  • Listrik Pabrik (Electricity)– Penggunaan listrik yang dialokasikan untuk aktivitas produksi, termasuk penerangan, pemanas dan pendingin gudang penyimpnanan bahan baku dan barang jadi.
  • Penyusutan Bangunan Pabrik – Penyusutan bangunan pabrik dan gudang penyimpanan bahan baku dan barang jadi
  • Pemeliharaan Bangunan Pabrik – Pemeliharaan gedung, termasuk pemeliharaan instalasi listrik.
  • Penyusutan Mesin – Penyusutan mesin-mesin yang digunakan untuk proses produksi, temasuk di dalamnya mesin pendingin (non-AC), pemanas, genset.
  • Pemeliharaan Mesin – Pemeliharaan mesin produksi (lihat mesin di atas), termasuk pemeliharaan instalasi mesin.
  • Penyusutan Peralatan Pabrik – Penyusutan peralatan kerja di produksi
  • Pemeliharaan Peralatan – Pemeliharaan peralatan kerja di produksi
c. Akun Sub-Kelompok “Biaya Operasional” (Operating Expenses) – Terdiri dari akun yang diberi nama:
  • Administrasi Umum – Biaya adminstrasi umum seluruh perusahaan
  • Gaji Pegawai Kantor – Gaji pegawai tetap disemua bagian (termasuk di bag produksi)
  • Stationary & Supplies – Penggunaan stationary dan supplies seluruh bagian, termasuk toiletries, pencetakan form/blanko dan foto copy.
  • Penyusutan Bangunan Kantor – Penyusutan bangunan kantor dan bangunan-bangunan lain di luar pabrik dan gudang penyimpanan, termasuk bangunan parkir dan post penjagaan.
  • Pemeliharaan Bangunan Kantor – Pemeliharaan untuk bangunan kantor (lihat bangunan kantor di atas)
  • Penyusutan Peralatan Kantor – Penyusutan perlatan yang tidak digunakan untuk aktivitas produksi, termasuk di dalamnya komputer dan AC di seluruh bagian)
  • Penyusutan Furniture – Penyusutan furniture (meja & kursi) di seluruh bagian perusahaan
  • Pemeliharaan Furniture – Pemeliharaan untuk furniture (lihat furniture di atas)
  • Penyusutan Kendaraan – Penyusutan kendaraan operasional kantor, termasuk kendaraan dinas yang digunakan oleh executive, manajer, dan pegawai di seluruh bagian.
  • Pemeliharaan Kendaraan – Penyusutan kendaraan operasional (lihat kendaraan di atas), termasuk SAMSAT & KIR
  • Asuransi – Biaya asuransi bangunan, mesin dan pegawai.
  • Listrik Kantor – Listrik yang digunakan untuk keperluan kantor termasuk aktivitas-aktivitas yang tidak ada di bagian produksi
  • Telepon – Penggunaan telepon di seluruh bagian (fixed line dan cellular), termasuk penggunaan mobile phone yang digunakan oleh executive, manager dan pegawai yang ditanggung oleh perusahaan.
  • Perjalanan Dinas – Biaya-biaya yang timbul akibat aktivitas peralanan dinas, ticket, akomodasi, transportasi, termasuk akomodasi dan transaportasi tamu perusahaan yang berkunjung dan ditanggung oleh perusahaan.
  • Iklan & Promosi – Iklan dan promosi untuk keseluruhan bagian, termasuk iklan lowongan dari HRD.
  • Lain-Lain – Biaya-biaya operasional yang tidak bisa digolongkan kedalam akun yag telah ada.
  • Pajak Penghasilan – Pajak penghasilan perusahaan (PPh Badan)
  • Bunga – Bunga atas pinjaman baik dari bank maupun institusi lain.
2. Akun PERMANEN (Permanent Accounts) – Adalah kelompok akun yang nilai saldonya bersifat permanen alias TETAP, dalam pengertian: nilai saldo akun kelompok ini selalu tersedia, tidak pernah ditutup, selama perusahaan beroperasi. Akun permanen juga sering disebut “akun RIIL” (real account). Masuk dalam kelompok akun permanent atau akun riil adalah akun-akun yang disajikan dalam Laporan Posisi Keuangan alias Neraca. Akun-akun dalam kelompok ini TIDAK PERNAH DITUTUP. Nilai saldo kelompok akun ini terus diroll alias dilanjutkan diperiode-periode berikutnya. Teknisnya, saldo akhir di suatu periode akan menjadi saldo awal di periode berikutnya. Kelompok akun ini kemudian dibagi menjadi beberapa sub-kelompok, yaitu:
a. Sub-Kelompok “Aset Lancar” (Current Assets) – Meminjam penjelasannya IAS 1 dan PSAK 1, Aset Lancar adalah aset (kekayaan perusahaan) dalam bentuk kas atau setara kas untuk menyelesaikan kewajiban (utang/laibilitas) sekurang-kurangnya 12 bulan setelah periode pelaporan; ATAU dapat direalisasikan dalam jangka waktu 12 bulan dari tanggal laporan posisi keuangan; ATAU dapat direalisasikan dalam “siklus operasi normal” perusahaan; ATAU dimiliki untuk maksud diperdagangkan. Masuk dalam sub-kelompok ini adalah akun-akun yang diberi nama:
  • Kas Kecil – Ase berupa kas atau uang tunai yang disimpan secara fisik di dalam perusahaan (selain check)
  • Kas Bank – Aset berupa kas yang ada di bank baik dalam bentuk tabungan maupun giro
  • Investasi Jangka Pendek – Aset berupa efek ekuitas dan ekuitas sekuritas yang diperdagangkan
  • Piutang Dagang – Aset berupa tagihan kepada pelanggan yang timbul dari operasional normal perusahaan, termasuk: piutang pada pelanggan, piutang pada perusahaan afiliasi, piutang pada karywan (staf, manager, eksekutif).
  • Persediaan – Aset tersimpan, entah untuk digunakan sendiri (misal: bahan baku, barang dalam proses) atau untuk dijual ke pihak lain (misal: persediaan barang jadi).
  • Uang Muka Biaya & Deposit – Aset yang timbul akibat pembayaran dimuka untuk biaya yang manfaatnya tidak habis terpakai dalam satu periode, itu sebabnya akun ini sering diberi nama “Biaya Dibayar Dimuka.” Misalnya: sewa dibayar dimuka, asuransi dibayar dimuka, dan aset pajak tangguhan jangka pendek.
b. Sub-Kelompok “Aset Tak Lancar” (Non-Current Assets) – Aset tak lancar adalah aset (kekayaan perusahaan) yang tidak memenuhi kriteria yang disebutkan dalam kelompok “aset lancar” di atas. Masuk dalam sub-kelompok ini adalah akun-akun yang diberi nama:
  • Investasi Jangka Panjang – Aset berupa instrument investasi yang disimpan hingga jatuh tempo, yang biasanya berjangka waktu panjang, biasa disebut “held-to-maturity”.
  • Property Investasi – Aset berupa property (=tanah, bangunan/gedung) yang diperoleh bukan untuk digunakan dalam operasional perusahaan secara normal, melainkan untuk mendapat keuntungan tertentu, misalnya dengan cara disewakan atau dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi.
  • Tanah – Aset berupa tanah atau lahan yang digunakan untuk operasional persuahaan.
  • Bangunan – Aset berupa bangunan yang digunakan untuk operasional perusahaan, mulai dari tempat parkir, post satpam, gudang, pabrik, kantor, dan lain sebagainya.
  • Mesin – Aset berupa mesin yang digunakan untuk operasional perusahan, mesin apapun itu. Artinya semua mesin di seluruh bagian.
  • Peralatan – Aset berupa perlatan yang digunakan untuk menunjang kelancaran aktivitas operasional perusahaan. Artinya semua peralatan di seuluruh bagian.
  • Furniture – Aset berupa furniture dan mebeler yang digunakan oleh perusahaan, di seluruh bagian.
  • Kendaraan – Aset berupa kendaraan yang dimiliki dan digunakan untuk menunjang kelancaran operasional perusahaan, termasuk kendaraan-kendaraan dinas, baik roda dua maupun roda empat.
  • Aset Tak Berwujud – Aset tak lancar yang tidak memiliki wujud fisik akan tetapi diharapkan akan mendatangkan manfaat baik di masa kini maupun di masa yang akan datang. Misalnya: goodwill, merk, patent, copyright dan biaya organisasional, perijinan.
  • Aset Dimiliki Untuk Dijual – Aset berupa tanah, bangunan, mesin, peralatan, kendaraan, dlsb, yang segera akan dijual. Bisa jadi awalnya untuk operasional, tetapi begitu akan dijual dipindahkan ke dalam akun ini. Bisa dibilang akun ini sesungguhnya sangat jarang digunakan.
  • Aktiva Lain-lain – Aset yang tidak memenuhi kriteria lancar tetapi tidak bisa digolongkan kedalam akun aset tak lancar yang telah disebutkan di atas.
c. Sub-Kelompok “Liabiliats Lancar” (Current Liabilities) – Kewajiban atau liabilitas yang: diharapkan bisa dibayar/dilunasi dalam kurun waktu operasional normal perusahaan; ATAU yang jatuh tempo dalam jangka waktu tidak lebih dari 12 bulan dari tanggal laporan posisi keuangan; ATAU dimiliki untuk maksud diperdagangkan; ATAU perusahaan tidak memiliki hak tanpa syarat untuk menunda penyelesaian laibilitas selama sekurang-kurangnya 12 bulan setelah periode pelaporan. Masuk dalam sub-kelompok ini adalah akun-akun yang diberi nama:
  • Utang Dagang
  • Utang Tertulis Jangka Pendek
  • Utang Upah dan Gaji Pegawai
  • Utang Pajak
  • Utang Lain-lain
  • Pendapatan Diterima Dimuka
  • Deposit Dari Pelanggan
  • Sewa Diterima Dimuka
d. Sub-Kelompok “Liabilitas Tak Lancar” (Non-Current Liabilities) – Kewajiban atau liabiltas perusahaan yang tidak bisa diselesaikan dalam satu siklus atau satu tahun buku. Masuk dalam sub-kelompok ini adalah utang yang diberi nama:
  • Utang Bank Jangka Panjang
  • Utang Sewa Jangka Panjang
  • Promes
  • Premi Asuransi Pensiun
  • Liabilitas Pajak Tangguhan
e. Sub-Kelompok “Ekuitas Pemegang Saham” (Shareholder’s Equity) – Klaim atau kepemilikan pihak luar terhadap kekayaan perusahaan. Masuk dalam sub-kelompok ini adalah akun-akun yang diberi nama:
  • Modal Saham
  • Tambahan Modal Disetor
  • Laba Ditahan
  • Akumulasi Laba/Rugi Komprehensif Lain
Catatan Penting:
Sub-kelompok akun relative pasti dan lumrah digunakan. Sedangkan nama-nama akun yang ada dalam suatu kelompok sub-akun cenderung variatif antara satu perusahaan dengan yang lainnya, tergantung jenis dan karakter operasional perusahaan masing-masing.
Agar dapat gambaran yang lengkap dan komprehensif, terkait topik akun dalam akuntansi, saya singgung sedikit mengenai buku besar (ledger) dan saldo akun (account balance.)

Apa Itu Buku Besar (Ledger) dan Apa Hubungannya Dengan Akun?

Seperti telah disimpulkan di atas, akun adalam penampung transaksi-transaksi keuangan. Kumpulan transaksi-transaksi dalam suatu akun inilah yang disebut “Buku Besar” atau “Ledger”. Sehingga, bisa dibilang bahwa nama suatu akun sekaligus menjadi nama suatu ledger atau buku besar.
Misalnya: Atasan di kantor meminta, “Tolong kirimi saya ledger Penjualan Januari 2013”, artinya: anda diminta untuk mengirimkan data transaksi Penjualan bulan Januari 2013. Data itu bisa anda peroleh dengan mengambil data yang ada di dalam AKUN “Penjualan.”
Contoh Ledger Penjualan (Januari 2013):
01 Jan 2013, Saldo Awal Penjualan = Rp 0
03 Jan 2013, Penjualan ke PT. ABC = Rp 35,000,000 >>> Positive
03 Jan 2013, Diskon Penjualan ke PT. ABC = (Rp 5,000,000) >>> Negative
15 Jan 2013, Penjualan ke PT. XYZ = Rp 70,000,000 >>> Positive
19 Jan 2013, Penjualan PT. DEF = Rp 25,000,000 >>> Positive
31 Jan 2013, Retur Penjualan PT. XYZ = (Rp 15,000,000) >>> Negative
31 Jan 2013, Saldo Akhir = Rp 110,000,000 >>> Positive

Apa Itu Saldo Akun?

Jika atasan tidak punya cukup waktu untuk melihat rincian transaksi, mungkin dia bertanya “Berapa saldo penjualan Januari 2013?”.
Nah, apa itu saldo?
Seperti terlihat dalam contoh ledger sederhana di atas, masing-masing transaksi yang ada dalam suatu akun, memiliki nilai bersatuan Rp (atau USD/EURO/AUD/Yen/Real/dlsb) yang bisa jadi bernilai positive (menambah) atau negative (mengurangi).
Jika semua transaksi bernilai positive dikumpulkan menjadi satu kelompok lalu ditempatkan di suatu sisi dalam format “T-ACCOUNT”, dan semua transaksi bernilai negative dikumpulkan menjadi satu kelompok lalu ditempatkan di sisi lainnya, maka akan timbul selisih. Nah, selisih antara total transaksi bernilai positive dengan negative inilah yang disebut ‘SALDO” atau “BALANCE”.
Jika saya tempatkan dalam format T-Account, maka contoh ledger Penjualan Januari 2013 di atas akan nampak sebagai berikut:
Bagan Akun - T Account
Saldo Per 31 Januari 2013 adalah Rp 110,000,000 yang tiada lain adalah “selisih” atau “penyeimbang” antara total transaksi yang bernilai negative (mengurangi) dengan yang bernilai positive (menambah). Karena bersifat menyeimbangkan inilah maka disebut “balance” atau “saldo”. Saldo di awal periode disebut “Saldo Awal”, sedangkan yang di akhir periode disebut “saldo akhir”.
Contoh:
Menggunakan contoh ledger Penjualan di atas:
  • Berapa “saldo awal” akun penjualan Januari 2013? Jawab: 0 (nol).
  • Berapa “saldo akhir” akun penjualan Januari 2013? Jawab: Rp 110,000,000
Catatan Penting:
Ada 2 catatan penting yang ingin saya sampaikan, khususnya untuk rekan calon akuntan yang belum pernah bekerja:
Pertama, pada pekerjaan akuntansi yang sesungguhnya, di era komputerisasi sekarang ini, anda tidak akan menggunakan T-Account. Tampilan buku besar (ledger) yang sesungguhnya, baik di Excel atau software akuntansi, sama persis seperti contoh ledger di atas, anda TIDAK AKAN PERNAH MENJUMPAI YANG NAMANYA T-ACCOUNT.
Transaksi dalam buku besar atau ledger cukup ditampilkan berurut berdasarkan tanggal, tentunya dengan nilai positive dan negative pada masing-masing transaksi. Nilai negative dalam ledger mungkin hanya berupa tanda minus (-) atau angka berwarna merah atau angka di dalam tanda kurung (000). Saldo bisa diketahui hanya dengan menjumlahkan keseluruhan nilai transaksi baik positive maupun negative.
Kedua, dalam praktek pekerjaan sehari-hari, yang namanya “saldo” tidak selalu di akhir periode (akhir bulan/kwartal/semester/tahun). Bisa saja atasan atau anggota manajemen yang lain meminta “Berapa saldo penjualan hari ini?” atau “Berapa saldo piutang kemarin”, dan lain sebagainya.
Contoh:
Menggunakan contoh ledger penjualan tadi, jika atasan bertanya “Berapa saldo tanggal 15 Januari 2013?
Jawab: Rp 100,000,000.
Darimana dapat angka tersebut?
Dari hasil penjumlahan saldo awal januari dan transaksi-transaksi penjualan sepanjang 1 s/d 15 Januari 2013, sebagai berikut:
01 Jan 2013, Saldo Awal Penjualan               = Rp 0
03 Jan 2013, Penjualan ke PT. ABC                = Rp 35,000,000 >>> Positive
03 Jan 2013, Diskon Penjualan ke PT. ABC = (Rp 5,000,000) >>> Negative
15 Jan 2013, Penjualan ke PT. XYZ                = Rp 70,000,000 >>> Positive
15 Jan 2013, Saldo Akhir                                    = Rp 100,000,000
Bagaimana jika jumlah transaksi mencapai ribuan? Anda bisa menggunakan Excel tentunya.
Lebih bagus lagi jika menggunakan software atau aplikasi akuntansi. Dengan software, setiap kali anda mencatat suatu transaksi, software akan secara otomatis mengklasifikasikannya ke dalam akun yang sesuai. Sehingga, praktis, saldo akun bisa diketahui sewaktu-waktu, tidak selalu harus di akhir periode (bulan/kwartal/semester/tahun).
Anda masih mengikuti? Sudah ngantuk atau malah pusing?
Sampai di sini, bisa disimpulkan beberapa hal:
  • Akun, adalah penampung transaksi-transaksi keuangan yang sudah terklasifikasi.
  • Akun-akun, di kelompokan ke dalam sub-sub akun.
  • Sekumpulan sub-akun, membentuk jenis akun (temporal dan permanent) yang juga menjadi komponen utama laporan keuangan (Laba Rugi dan Neraca).
  • Buku Besar (Ledger), adalah kumpulan transaksi-transaksi yang ada dalam suatu akun.
  • Saldo Akun, jika menggunakan format T-Account, adalah selisih atau penyeimbang antara total nilai transaksi bernilai negative dengan positive. Sedangkan jika memakai ledger yang tidak berformat T-account, maka saldo akun adalah total keseluruhan nilai transaksi—baik positive maupun negative—yang ada di dalam suatu akun.
  • Saldo Akhir, adalah saldo di akhir periode.
  • Saldo Awal, adalah saldo di awal periode.
Cara menggunakan aplikasi akuntansi MYOB
Cara memakai myob
MYOB (Mine Your Own Businesses) Accounting merupakan Versi MYOB Accounting terbaru yang dikeluarkan oleh perusahaan MYOB Accounting Tecnology Pty Ltd. Didalam MYOB Accounting Plus 17 ini,terdapat beberapa penambahan fitur,salah satunya dalah fasilitas Undo Rekonciliation yang dapat digunakan untuk membatalkan rekonsiliasi bank. MYOB menyediakan berbagai macam Versi yang dapat dipilih sasuai dengan kebutuhan perusahaan. Berikut ini penjelasan singkat tentang Versi MYOB :
MYOB Accounting
Dapat digunakan oleh perusahaan yang administrasi pembukuannya hanya dilakukan oleh satu orang dan transaksi keuangan perusahaan hanya menggunakan satu jenis mata uang.
MYOB Accounting Plus
Pada dasarnya sama dengan MYOB Accounting,hanya terdapat penambahan modul Peyroll dan Time Billing.
MYOB Premiere Accounting
Dapat digunakan oleh perusahaan yang menggunakan lebih dari satu mata uang (Multy Currency) untuk transaksinya,dapat juga digunakan secara Multy User.
MYOB Premiere Accounting Enterprise
Pada prinsipnya sama dengan MYOB Premiere. Pada Versi ini menggunakan terminal service,sehingga sangat mendukung kecepatan proses jaringan. Dapat digunakan untuk perusahaan yang menggunakan Workstation cukup banyak.

B. Membuat Data Perusahan
Sebelum anda memulai menggunakan MYOB,terlebih dahulu anda akan memasukkan data perushaan ke dalam MYOB. Langkah – langkahnya:
1. Klik tombol Start pada Taskbard
2. Klik All Program,pilih MYOB Accounting v17 ( + MYOB Accounting v17 + ). Selanjutnya akan tampil jendela “Welcome To MYOB Accounting” yang berisikan:
open your company file,digunakan untuk membuka file yang pernah disimpan.
create a new company file,digunakan untuk membuat data perusahaan baru.
explore the sample company,digunakan untuk membuka file contoh yang telah disediakan oleh MYOB.
What’s new in this version,digunakan untuk melihat fitur – fitur baru yang terdapat pada MYOB Versi ini.
exit MYOB Accounting,digunakan untuk mengakhiri program MYOB.
3. Klik create a new company file,maka akan tampil jendela informasi a new company file Assistant
4. Klik next,untuk lanjut ke tahap pengisian data perusahaan
5. Setelah selesai diklik next,anda akan mengisi periode akuntansi yang akan digunakan oleh perusahaan. Coba anda ikuti petunjuk berikut ini:
Current financial year ((2008)) : isi tahun pembukuan.
Last mount of financiak year ((Desember)): isi akhir periode pembukuan.
Conversion mount((Januari)) : isi awal periode pembukuan.
Number of accounting periode ((Twelve)) : isi jumlah periode.
Klik next.
6. Klik next,untuk menampilkan informasi periode akuntansi sesuai dengan peraturan yang telah dilakukan
7. pada kotakpilihan Build Your Account List,maka tentukan cara pembuatan daftar akun yang akan digunakan,yaitunya ada tiga pilihan:
 I would like to start with one of the lists provided by MYOB Accounting,Artinya anda akan menggunakan daftar akun yang telah disediakan oleh MYOB.
 I would like to import to list of account provided by my accountant ofter I’m done creating my company file,Artinya anda akanmengimpor daftar akun dari file lain.
 I would like to buil my accounts list one I begin using MYOB,Artinya anda akan membuat sendiri daftar akun secara langsung.
8. berikutnya akan tampil jendela informasi lokasi penyimpana file. Jika andaingin merubah lokasi penyimpanan file,maka Klik tombol “Change”,jika tidak langsung Klik next
9. selanjutnya MYOB akan memproses data perusahaan yang telah anda masukkan
10. setelah proses selesai akan tampil informasi “Congratulation !” artinya bahwa pembuatan file perusahaan sukses
11. untuk masuk ke menu utama MYOB,Klik Command Center
12. menu utama MYOB Accounting Plus17 ditampilkan.

C. Backup dan Restore

1. Backup
Sebelum anda melanjutkan ke tahap berikutnya,terlebih dahulu mempelajari pembuatan file cadangan atau biasa disebut “Back Up”. Back Up harus dilakukan sacara rutin minimal satu atau dua minggu sekali. Simpanlah file Back Up ditempat yang berbeda di tempat utama,misalnya di Hardisk eksternal,CD,DVD. Langkah – langkah melakukan Back Up adalah sebagai berikut:
a) Terlebih dahulu anda melakukan verifikasi data,untuk memastikan bahwa data yang akan disimpan tidak mengalami kesalahan. Caranya,darimen utama MYOB Accounting Klik menu file,lalu pilih Variey company file.
b) Ketikkotak konfirmasi MYOB Accountingtampil kemudian klik Oke
c) Proses verifikasi data dilakukan setelah akan tampil informasi yang memberitahukan tidak terdapat kesalahan dalam file data anda
d) Klik Oke untuk kembali kemenu utama MYOB,selanjutnya klik file lalu pilih Back Up
e) Pada MYOB company file Back Up,klik pilihan Back Up All data dan Not Check company file for error,lalu klik continue
f) Secara default MYOB menyimpan file Back Up dengan naa : MYOB diikuti bulan dan tanggal hari ini (myob1210). Tetapi anda dapat mengubahnya sesuai dengan keinginan. Missal : Yeti3011,lalu klik Save
File Back Up disimpan dalam format Zip
g) Proses Back Up dalakukan. Setelah selesai anda akan dibawa kemenu utama MYOB Accounting. Tutu program MYOB anda,ketika jendela konfirmasi MYOB Accounting tampil,klik NO.
2. Restore
Restore adalah pembuka file Back Up,langkah – langkahnya adalah:
a. Buka kembali program MYOB Accounting,klik open your company file
b. Kotak dialog open ditampilkan,pilih tempat penyimpanan file,pada kolom files op tipe pilih all files (*.*),lalu klik nama filekemudian klik open
c. Selanjutnya anda diminta untuk menyimpan ulang file Back Up tersebut dalam format MYOB
d. Berikutnya MYOB akan memberikan informasi nama file yang di Restore dan lokasi penyimpanan,setelah itu klik OKE.
e. Selanjutnya proses membuka Back Up dilakukan
f. Setelah proses selesai,pada kotak dialog Sign-On klik lalu OKE.
g. Jika anda menggunakan program MYOB Versi trial,maka akan tampil jendela company file activation,pilih I want to activatemy company file later,untuk menunda proses pengaktifan,lalu klik continue
h. MYOB akan memberitahukan sisa masa aktif file,lalu klik OKE
i. Menu utama MYOB Accounting di tampilkan,anda dapat menggunakan file tersebut untuk memperbaiki atau menambah data
j. Setelah selesai tutup kembali program MYOB tersebut.
D. User ID dan Pasword
MYOB Accounting Plus Versi 17 menyediakan fasilitas User ID dan Pasword untuk melindungi data dari pihak – pihak yang tidak berkepentingan.

1. user ID dan Pasword Master
Berikut ini akan membuat User ID dan Pasword yang akan menjadikan master atau kunci untuk membuka dan menggunakan semua fungsi yang tersedia pada MYOB.
Langkah – langkah:
• Aktifkan program MYOB pada jendela welcome to MYOB Accounting,klik tombol open your company file,pilih file prima rent Car dan Travel MYOB,lalu klik Open
• Tampilkotak konfirmasi Sign-On,biarkan nama User ID tetap administrator (sesuai dengan nama User Account pada computer yang anda gunakan,klik tombol Change Passsword
• Kosongkan kolom isian Existing password karena sebelumnya tidak ada password.
• MYOB akan memberikan informasi bahwa pembuatan password sukses, klik OK
• Ketika jendela jendela Company File Activation tampil,pilih I wont to activate my company file later,lalu klik continue. Padajendela berikutnya klik OK
• Menu utama MYOB Accounting ditampilkan.
2. Sub User ID
Adalah pengguna atau User yang hanya dapat membuka dan menggunakan fungsi MYOB tertentu saja,langkah – langkahnya sebagai berikut :
 Pastikan menu utama MYOB Accounting masih aktif,pilih menu setuplalupilih preferences
 Pada jendelapreferences,pilih tab security lalu klik tombol user ID
 Klik tombol new untuk membuat user ID baru
 Kotak isian new user details ditampilkan. Isi user ID dan password yang diiinginkan,mis:
User ID: sub user
Password: sales, ketik ulang pada kolom confirm password
Lalu klik OK
 Kembali ke kotak dialog user access. Pada kolom not allowed beri tanda silang untuk modul yang tidak boleh dibuka. Caranya pada kolom available function, kllik seluruh modul satu persatu. Kecuali modul sales and receivables.
 KLik ok. Pada jendela preferences klik Ok kembali.
 Untuk mencoba menggunakan sub user yang baru saja dibuat tutup program Myob
 BUka kembali program Myob, pilih file prima rancor dan travel. Myob pada kotak dialog Sign-on, masukkan :
User ID: Sub user
Kode password: Sales
Klik OK
o Ketika jendela activation tampil, pilih I want to activate my company file letter, klik continue pada jendela konfirmasi berikutnya. Klik Ok.
 Menu utama Myob accounting ditampilkan, pilih modul accounts lalu klik account list,maka akantampil kotak informasi,yang artinya bahwa User ID anda tidak dapat mengakses jendela ini.
 Lanjutkan ada modul yang lain,maka akan tampil informasi yang sama,kecuali modul sales,anda dapat menggunakan dan membuka seperti biasa. Hal tersebut sesuai dengan peraturan pada saat membuka Sub User ID.
3. menonaktifkan Sub User ID
Langkah – langkahnya:
1) Pastikan membuka program MYOB dengan User ID master. Ketika jendela company file activation tampil,pilih I want to activate my company file later,lalu klik continue pada jendela konfirmasi klik OK
2) Setelah mnu utama MYOb tampil,klik setup lalu ilih references . pada jendela references,aktifkan Tab security kemudian klik tombol User ID.
3) Pilih Sub User ID yang akan di nonaktifkan,lalu klik tombol edit
4) Kotak dialog edit User details ditampilkan,tandai kotak pilihan inactive User lalu OK
5) Untuk kembali ke menu utama MYOB,klik OK pada kotak dialog User accars,lalu klik OK
6) Tutup program MYOB Accounting anda.
E. Persiapan Data Awal
1. persiapan data menggunakan Excel
menggunakan program aplikasi Ms. Excel 2007 atau juga dapat menggunakan Versi sebelumnya. Kolom atau fields yang diperlukan untuk membuat daftar akun antrara lain:
o Account number,yaitu kolom yang berisi nomor perkiraan
o Account name,yaitu kolom yang berisi nomor perkiraan
o Header,yaitu kolom yang berisi huruf H untuk perkiraa header account dan kosong untuk detail account
o Balance, yaitu kolom yang berisi saldo awal akun dapat dikosongkan jika ingin memasukkan saldo awal secara manual
o Account type,yaitu kolom berisi tipe masing – masing rekening.
Ikuti langkah – langkah berikut ini:
1. buat fie daftar akun excel dari folder
2. simpan ulang file tersebut dalam format taxt (tab delimeted) caranya untuk excel 2007:
klik Icon office button
lalu pilih save As.
Untuk excel 2003:
Klik file lalu pilih save As
3. tentukan lokasi penyimpanan file yang di inginkan,kemudian pilih save As type taxt (tab dilimeted) lalu klik save
4. ketika kotak konfirmasi Ms.excel tampil,klik Ok. Apabila ingin menyimpan file dalam format – format klik Yes.
5. setelah selesai tutup excel anda,ketika kotak informasi penyimpanan file tampil klik No.
2. Impor Daftar Akun
Langkah –langkah:
 aktifkan program MYOB Accounting Plus v 17,lalu buka kembali file prima rent car dan travel MYOB
 dari menu utama MYOB Accounting Klik file-> import data->account->account information
 kotak dialog import file ditampilkan
 pada kotak dialog open,pilih file daftar akun yang telah disimpan dalam format taxt dilokasi penyimpanan yang telah ditentukan sebelumnya lalu klik Open
 pindahkan semua fields pada kolomimport fields ke kilom matching import fields
Caranya: klik mana fields,lalu klik dikolom matching import field,lakukan satu persatu untuk semua fields
Hasilnya nam fields akan tampil didalam kolom matching import fields
 klik tombol import,proses import file dilakukan
 setelah selesai akan tampil informasi pada baris record skipped harus terisi angka 0. jika tidak berarti ada akun yang gagal di import dan harus diperbaiki lakukan perbaikan setelah selesai import kembali.klik Ok
 untuk melihat daftar akun yang telah di import,pilih modul account list.
3. Linked Akun
Berfungsi untuk mengotomatisasi system kerja MYOB.
1. Accounts dan banking linked accounts.
Membuat link untuk perkiraan buku besar dank as / bank.
a. Dari menu utama MYOB,klik menu setup > linked account > accounts and banking accounts
b. Kotak dialog account dan banking linked accounts ditampilkan
Keterangan:
• Equity account for current earnings = perkiraan modal untuk periode berjalan
• Equity account for retained earnings = perkiraan modal untuk laba ditahan
• Equity account for historical balancing = perkiraan modal untuk selisih pembukuan
• Bank account for electronic payment = akun bank untuk pembayaran elektronik
• Bank account for undeposite funds = akun untuk enampung penerimaan sementara
c. Ganti nama akun historical balancing menjadi selisih pembukuan.
Caranya:
Klik tanda panah :kotak equity account for historical balancing
d. Pada kotak dialog edit account pilih tab profile. Ketik : selisih pembukuan didalam kolom account nama, lalu klik OK
e. Berikutnya klik tombol panah kotak electronic clearing account
f. Tampil kotak dialog select from list, pilih akun bank delta. Lalu use account
g. Ketik myob menampilkan informasi yang menanyakan apakah anda akan mengubah akun untuk pembayaran elektronik, klik yes
h. Ulangi langkah no. 5 s/d 7 untuk menggantikan akun underposited funds menjadi kas
i. Setelah selesai hasil akan tampil, klik OK. Untuk menutup kotak dialog account dan banking linked accounts.

1.2. Linked sales accounts
Langkah-langkahya :
1.Pastikan menu utama MYOB Accounting masih aktif. Klik menu setup > linked accounts > sales accounts.
2. kotak dialog sales linked accounts ditampilkan :
a. Asset account for tracking receivables = perkiraan aktiva untuk menampung piutang
b. Bank account for costumer receipts = perkiraan bank untuk perkiraan piutang
c. I charge freigt on sales = perkiraan untuk menampung biaya penjualan
d. I track deposits collected from customers = perkiraan penerimaan uang muka pelanggan
e. I give discounts for late payment = perkiraan untuk menampung potongan penjualan
f. I access charges for late payment = perkiraan untuk denda keterlambatan pembayaran

3. klik tombol drop down pada kotak asset account for tracking receivables
4. pilih akun piutang usaha lalu klik use account
5. pada kotak bank account for customer receipts, ganti menjadi akun bank delta
6. setelah itu klik kotak pilihan I track deposits collected from customers
7. klik tombol drop down pada kotak liability for customer deposits
8. kotak pilihan select from list ditampilkan. Pilih akun pendapatan diterima dimuka, lalu klik tombol use account
9. setelah selesai hasilnya akan tampil, lalu kilk OK. Untuk menutup dialog sales linked account.
1.3. Purchases linked account
langkah-langkahnya sebagai berikut :
1) Dari menu utama MYOB accounting klik setup > link accounts > purchase accounts
2) Kotak dialog purchase linked accounts ditampilkan
3) Klik tombol drop down liability account for tracking payables, pilh akun hutang usaha lalu klik tombol use account for tracking payables,,pilih akun hutang usaha lalu klik tombol use account
o Liability account for tracking payables = perkiraankewajiban untuk hutang
o Bank account for paying bills = perkiraan untuk pembayaran hutang
o I can receive atems without a supplier bill = perkiraan untuk pembayaran tanpa tagihan
o I pay freight on purchases = perkiraan untuk biaya angkut pembelian
o I track deficits paid to suppliers = perkiraan untuk uang muka pembelian
o I take discount for early payment = perkiraan untuk potongan pembelian
o I pay chargers for late payment = perkiran untuk denda keterlambatan pembayaran
4) ulangi langkah no.3 untuk mengubah link akun bank account for paying bills menjadi akun bank sejati
5) setelah selesai hasilnya akan tampil,lalu klik Ok. Untuk menutup kotak dialog purchase linked account.
1.4. Payrooll Linked Account
terakhir anda akan membuat link untuk akun yang berhubungan dengan pembayaran gaji,ikuti langkah berikut ini:
1. masih dari menu utama MYOB Accounting, klik setup > payroll accounting
2. kotak dialog payroll linked account ditampilkan

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
a. bank account for cash payments = perkiraan bank untuk pembayaran secara tunai
b. Bank account for cheque payments = perkiraan bank untuk pembayaran menggunakan cek.
c. Bank account for electronic payment = perkiraan untuk pembayaran elektronik.
d. Default employes expense account = perkiraan untuk beban gaji lainnya.
e. Default wages expense account = perkiraan untuk pembebanan gaji
f. Default tax / deducation payable account = perkiraan untuk pajak penghasilan.

3. sama pada langkah-langkah sebelumnya. Ganti akun-akun tersebut seperti :
• Bank account for cash payments kas
• Bank account for cheque payments bank delta.
4. klik OK.

4. Menghapus linked akun
Langkah-langkah berikut ini :
1. Pastikan jendela account list masih aktif, pilih tab expense.
2. Pada kotak dialog edit account, pilih tab details, sebelum anda menghapus akun tersebut menjadi akun beban gaji.
Caranya klik tanda panah linked account for wages expense
3. Tampil kotak dialog payroll linked accounts. Klik tanda panah, wages dan salaries.
4. Pilih akun beban gaji lalu klik use account.
5. Klik OK untuk kembali ke kotak dialog edit account, pada keterangan linked account for telah berubah menjadi unliked.
6. Pilih tab profile lalu klik menu edit > delete account.
7. Beralih ke tab equity, anda ganti nama akun retained earnings menjadi akun laba ditahan. Caranya klik tanda panah akun retained earnings.
8. Pada dialog edit account, ganti account number menjadi 3 – 2000, tekan tab, ketik laba ditahan, OK.
9. Dengan cara yang sama ganti akun current year earnings. Dengan laba periode berjalan.
10. Klik tombol close untuk menutup jendela account list.

5. Membuat kode pajak.
1. klik menu list > tax codes.
2. Untuk menghapus kode pajak caranya, klik pajak yang akan dihapus, pilih edit > delete tax code.
3. Ulangi langkah yang sama untuk menghapus kode pajak yang lain.
4. Klik kode GST, klik tombol edit, pada baris tax code ketik PPN, tab, klik OK.
5. Klik new untuk membuat kode pajak baru.
6. Setelah selesai klik tombol close untuk menutup jendela tax code.

6. Daftar relasi dan produk.
Daftar relasi atau card file merupakan kumpulan data yang berisi seperti data-data customer ( pelanggan ), supplier ( pemasok ), employee ( karyawan ) dan personal (individu ).

1.1 Membuat daftar customer
1) Klik modul card file, cards list.
2) Pilih tab customer, klik new untuk membuat data customer baru.
3) Di dalam jendela card infortion tab profile, isi data customer.
4) Klik tab selling detains untuk mengisi detail penjualan.
5) Ulangi langkah 2 s/d 4 untuk memasukkan data customer.

1.2 Membuat daftar supplier
1) Masih dalam jendela card list, pilih tab supplier, klik new.
2) Didalam tab profile, input data supplier
3) Klik tab buying details untuk mengisi detail pembelian
4) Ulangi langkah no. 1 s/d 3 untuk mendaftarkan supplier lain

1.3 Membuat daftar karyawan
a. Masih dalam jendela cards list, pilih tab employee lalu klik tombol new
b. Isi data karyawan satu persatu
c. Klik tombol new kembali untuk mengisi data karyawan berikutnya
d. Klik close untuk menutup jendela card list.

F. DAFTAR MENU PROGRAM MYOB VERSI 17

Adapun menu program yang terdapat pada myob versi 17 adalah sebagai berikut :

a. Menu Account
 Pengertian
Menu account adalah menu yang digunakan untuk menginput, mengubah, menambah dan menghapus nama-nama perkiraan yang digunakan dalam suatu perusahaan ( dagang, jasa, dan manufaktur ).
 Fungsi
Fungsi dari menu account adalah untuk :
• Untuk membuka jendela Account List yang memuat informasi account yang sudah disediakan myob17.
• Membuka jendela Record Journal Entry, di mana dapat memasukkan transaksi-transaksi sesuai dengan pembacaan jurnal umum.
• Untuk membuka jendela Transaction Journal, di mana dapat melihat informasi atas seluruh transaksi sesuai dengan tanggal yang telah ditentukan.
• Untuk menampilkan jendela Baslink, di mana kita dapat menetapkan bussines account statement ( Pernyataan jenis bisnis ).
• Untuk menampilkan jendela Send To Myob Account Office, dimana kita dapat menyimpan laporan keuangan perusahaan atau mengirim selalu e-mail.

b. Menu Banking
 Pengertian
Banking adalah model yang digunakan untuk menulis cek yang dikeluarkan ataupun diterima perusahaan.
 Fungsi
Fungsi menu-menu pada banking adalah :
• Spend money
Dapat digunakan untuk mencatat atau memasukkan beberapa penarikan cek dari akun-akun cek.
• Reconcile account
Dapat merekonsiliasi / mencocokkan catatan bank dengan catatan perusahaan.
• Receive money
Dapat mencatat atau memasukkan penerimaan dana yang melalui cek.
• Print cheques
Dapat mencetak cek-cek yang anda buat dari jendela spend money
• Transaction journal
Dapat melihat semua pengeluaran kas yang telah anda lakukan
• Prepare electronic payments
Dapat menyimpan transaksi yang berhubungan dengan payments
• Prepare bank deposit
Dapat menyimpan transaksi yang berhubungan dengan penerimaan dana melalui cek.

c. Menu sales
 Sales adalah seluruh aktivitas yang berkaitan dengan penjualan dan piutang dagang.
 Fungsi
Fungsi menu-menu pada sales adalah :
• Sales register
Dapat melihat daftar-daftar penjualan, penerimaan dari penjualan, retur penjualan, dan daftar lain yang berhubungan dengan penjualan.
• Enter sales
Dapat mencatat transaksi penjualan yang sedang berlangsung baik secara tunai maupun kredit.
• Receive payments
Dapat mencatat penerimaan dari penjualan dan piutang usaha dari konsumen yang dibayar kepada perusahaan.
• Print statements
Dapat mencetak faktur-faktur penjualan yang belum terbayar

• Print invoices
Dapat mencetak faktur-faktur penjualan yang anda catat di sales – new service.
• Transaction journal
Dapat melihat rincian jurnal pada tabulasi sales.

d. Menu Time Billing
 Pengertian
Time billing adalah modul yang digunakan untuk menvatat informasi aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan yang berhubungan dengan penagihan untuk pegawai, pemasok, atau pelanggan.
 Fungsi
Fungsi menu-menu pada Time Billing adalah :
• Activities list
Dapat membuat informasi yang dilakukan perusahaan
• Enter activity slip
Dapat mencatat slip aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan sebagai catatan atau arsip
• Activity log
Dapat menampilkan dan meninjau informasi aktivitas yang telah dicatat oleh perusahaan
• Prepare time billing invoice
Dapat mencetak faktur-faktur penagihan untuk pelanggan
• Transaction journal
Dapat melihat rincian jurnal pembayaran atau penagihan dari pelanggan pada tabulasi sales.

e. Menu Purchase
 Pengertian
Purchase adalah modul yang dapat memasukkan pembelian, mencatat pembelian berulang, menyiapkan pemesanan pembelian, menerima barang dagang yang telah dipesan, memeriksa barang-barang yang dibeli agar sesuai spensifikasi yang dipesan, melakukan pembayaran yang tepat waktu kepada pemasok dan mengelola utang dagang secara rinci dan akurat.
 Fungsi
Fungsi menu-menu pada purchase adalah :
• Preapare electronic payment
Dapat memproses pembayaran atas pembelian
• Enter purchase
Dapat mencatat transaksi pembelian yang sedang berlansung baik secara tunai maupu kredit
• Paybills
Dapat mencatat pembayaran-pembayaran dari pembelian yang belum terbayar (utang usaha) kepada pemasok
• Print Purchase Orders
Dapat mencetak faktur-faktur pembelian yang belum terbayar
• Print Cheque
Dapat mencetak cek yang berhubungan dengan pembelian, pembayaran utang, serta retur pembelian
• Purchase register
Dapat melihat hasil pencatatan pembayaran pembelian, dan retur pembelian
• Transaction journal
Dapat melihat rincian jurnal pembayaran atau penagihan dari pelanggan pada tabulasi purchase.

f. Menu Payroll
 Pengertian
Payroll adalah modul yang digunakan untuk mengatur daftar penggajian karyawan dan transaksi-transaksi lain yang berkaitan dengan penggajian.
 Fungsi
Fungsi menu-menu pada payroll adalah :
• Payroll categeories
Dapat membuat dan mengedit kategori-kategori gaji
• Pay employee
Dapat mencatat dan mengedit gaji karyawan
• Print paycheque
Dapat mencetak cek yang berhubungan dengan penggajian
• Print payment summaries
Dapat mencetak faktur-faktur pembelian yang belum terbayar
• Prepare electric payments
Dapat memproses pembayaran karyawan, uatang, dan pembayaran lain yang melalui cek
• Transaction journal
Dapat melihat rincian jurnal pembayaran atau penagihan dari pelanggan pada tabulasi disbursement

g. Menu Inventory
 Pengertian
Merupakan menu program yang digunakan untuk mengelola persediaan secara tepat dan akurat di mana dapat mengecek barang-barang yang dijual dan dengan pengaturan menajemen persediaan yang baik, mengelola jumlah persediaan, nilai nominal suatu barang dagang serat penyusunannya, menetapkan harga jual dan harag beli dan menyediakan atau merakit barang dagangan menjadi satu satuan yang kompleks beserta harga yang ditetapkan.
 Fungsi
Fungsi menu-menu pada inventory adalah :
• Set item prices
Digunakan untuk menetapkan harga jual suatu barang persediaan ( termasuk keuntungan )
• Item list
Digunakan untuk melihat barang-barang persediaan
• Count inventory
Digunakan untuk memasukkan hasil perhitungan fisik persediaan atau untuk melakukan penyesuaian nilai dan kuantitas sejumlah item persediaan
• Adjust inventory
Digunakan untuk melakukan penyesuaian atas nilai dan kuantitas item-item persediaan
• Transfer inventory
Digunakan untuk melakukan transfer kuantitas dan nilai antar item-item persediaan
• Auto-build inventory
Digunakan untuk merakit item akhir dari sejumlah komponen
• Transaction journal
Digunakan untuk melihat perkiraan-perkiraan yang berhubungan dengan keluar masuknya persediaan
• Item register
Digunakan untuk menampilkan item-item persediaan barang baik keseluruhan maupun per item.

h. Menu Card File
 Pengertian
Adalah menu yang digunakan uantuk melihat daftar orang, karyawan, ataupun perusahaan lain yang berhubungan dengan perusahaan anda. Selain itu juga dapat menambah isi daftar anda bilamana pihak-pihak yang berhubungan dengan bisnis anda bertambah.

 Fungsi
Fungsi menu-menu pada card file adalah :
• Card list
Digunakan untuk membuat daftar nama orang atau perusahaan yang sering berhubungan dengan bisnis anda dan dapat melihat daftar rincian kartu yang pernah anda buat
• Contac log
Dapat melihat ringkasan dari seluruh kontak yang anda lakukan
• Print mailing labels
Dapat menetapkan dan mencetak file mailaing labels untuk individu atau perusahaan awal yang terdapat pada file kartu
• Create personalized letters
Dapat membuat file mail marge yang berisi informasi tentang orang atau perusahaan pada file kartu.
Cara menggunakan aplikasi akuntansi MYOB
Cara memakai myob
MYOB (Mine Your Own Businesses) Accounting merupakan Versi MYOB Accounting terbaru yang dikeluarkan oleh perusahaan MYOB Accounting Tecnology Pty Ltd. Didalam MYOB Accounting Plus 17 ini,terdapat beberapa penambahan fitur,salah satunya dalah fasilitas Undo Rekonciliation yang dapat digunakan untuk membatalkan rekonsiliasi bank. MYOB menyediakan berbagai macam Versi yang dapat dipilih sasuai dengan kebutuhan perusahaan. Berikut ini penjelasan singkat tentang Versi MYOB :
MYOB Accounting
Dapat digunakan oleh perusahaan yang administrasi pembukuannya hanya dilakukan oleh satu orang dan transaksi keuangan perusahaan hanya menggunakan satu jenis mata uang.
MYOB Accounting Plus
Pada dasarnya sama dengan MYOB Accounting,hanya terdapat penambahan modul Peyroll dan Time Billing.
MYOB Premiere Accounting
Dapat digunakan oleh perusahaan yang menggunakan lebih dari satu mata uang (Multy Currency) untuk transaksinya,dapat juga digunakan secara Multy User.
MYOB Premiere Accounting Enterprise
Pada prinsipnya sama dengan MYOB Premiere. Pada Versi ini menggunakan terminal service,sehingga sangat mendukung kecepatan proses jaringan. Dapat digunakan untuk perusahaan yang menggunakan Workstation cukup banyak.

B. Membuat Data Perusahan
Sebelum anda memulai menggunakan MYOB,terlebih dahulu anda akan memasukkan data perushaan ke dalam MYOB. Langkah – langkahnya:
1. Klik tombol Start pada Taskbard
2. Klik All Program,pilih MYOB Accounting v17 ( + MYOB Accounting v17 + ). Selanjutnya akan tampil jendela “Welcome To MYOB Accounting” yang berisikan:
open your company file,digunakan untuk membuka file yang pernah disimpan.
create a new company file,digunakan untuk membuat data perusahaan baru.
explore the sample company,digunakan untuk membuka file contoh yang telah disediakan oleh MYOB.
What’s new in this version,digunakan untuk melihat fitur – fitur baru yang terdapat pada MYOB Versi ini.
exit MYOB Accounting,digunakan untuk mengakhiri program MYOB.
3. Klik create a new company file,maka akan tampil jendela informasi a new company file Assistant
4. Klik next,untuk lanjut ke tahap pengisian data perusahaan
5. Setelah selesai diklik next,anda akan mengisi periode akuntansi yang akan digunakan oleh perusahaan. Coba anda ikuti petunjuk berikut ini:
Current financial year ((2008)) : isi tahun pembukuan.
Last mount of financiak year ((Desember)): isi akhir periode pembukuan.
Conversion mount((Januari)) : isi awal periode pembukuan.
Number of accounting periode ((Twelve)) : isi jumlah periode.
Klik next.
6. Klik next,untuk menampilkan informasi periode akuntansi sesuai dengan peraturan yang telah dilakukan
7. pada kotakpilihan Build Your Account List,maka tentukan cara pembuatan daftar akun yang akan digunakan,yaitunya ada tiga pilihan:
 I would like to start with one of the lists provided by MYOB Accounting,Artinya anda akan menggunakan daftar akun yang telah disediakan oleh MYOB.
 I would like to import to list of account provided by my accountant ofter I’m done creating my company file,Artinya anda akanmengimpor daftar akun dari file lain.
 I would like to buil my accounts list one I begin using MYOB,Artinya anda akan membuat sendiri daftar akun secara langsung.
8. berikutnya akan tampil jendela informasi lokasi penyimpana file. Jika andaingin merubah lokasi penyimpanan file,maka Klik tombol “Change”,jika tidak langsung Klik next
9. selanjutnya MYOB akan memproses data perusahaan yang telah anda masukkan
10. setelah proses selesai akan tampil informasi “Congratulation !” artinya bahwa pembuatan file perusahaan sukses
11. untuk masuk ke menu utama MYOB,Klik Command Center
12. menu utama MYOB Accounting Plus17 ditampilkan.

C. Backup dan Restore

1. Backup
Sebelum anda melanjutkan ke tahap berikutnya,terlebih dahulu mempelajari pembuatan file cadangan atau biasa disebut “Back Up”. Back Up harus dilakukan sacara rutin minimal satu atau dua minggu sekali. Simpanlah file Back Up ditempat yang berbeda di tempat utama,misalnya di Hardisk eksternal,CD,DVD. Langkah – langkah melakukan Back Up adalah sebagai berikut:
a) Terlebih dahulu anda melakukan verifikasi data,untuk memastikan bahwa data yang akan disimpan tidak mengalami kesalahan. Caranya,darimen utama MYOB Accounting Klik menu file,lalu pilih Variey company file.
b) Ketikkotak konfirmasi MYOB Accountingtampil kemudian klik Oke
c) Proses verifikasi data dilakukan setelah akan tampil informasi yang memberitahukan tidak terdapat kesalahan dalam file data anda
d) Klik Oke untuk kembali kemenu utama MYOB,selanjutnya klik file lalu pilih Back Up
e) Pada MYOB company file Back Up,klik pilihan Back Up All data dan Not Check company file for error,lalu klik continue
f) Secara default MYOB menyimpan file Back Up dengan naa : MYOB diikuti bulan dan tanggal hari ini (myob1210). Tetapi anda dapat mengubahnya sesuai dengan keinginan. Missal : Yeti3011,lalu klik Save
File Back Up disimpan dalam format Zip
g) Proses Back Up dalakukan. Setelah selesai anda akan dibawa kemenu utama MYOB Accounting. Tutu program MYOB anda,ketika jendela konfirmasi MYOB Accounting tampil,klik NO.
2. Restore
Restore adalah pembuka file Back Up,langkah – langkahnya adalah:
a. Buka kembali program MYOB Accounting,klik open your company file
b. Kotak dialog open ditampilkan,pilih tempat penyimpanan file,pada kolom files op tipe pilih all files (*.*),lalu klik nama filekemudian klik open
c. Selanjutnya anda diminta untuk menyimpan ulang file Back Up tersebut dalam format MYOB
d. Berikutnya MYOB akan memberikan informasi nama file yang di Restore dan lokasi penyimpanan,setelah itu klik OKE.
e. Selanjutnya proses membuka Back Up dilakukan
f. Setelah proses selesai,pada kotak dialog Sign-On klik lalu OKE.
g. Jika anda menggunakan program MYOB Versi trial,maka akan tampil jendela company file activation,pilih I want to activatemy company file later,untuk menunda proses pengaktifan,lalu klik continue
h. MYOB akan memberitahukan sisa masa aktif file,lalu klik OKE
i. Menu utama MYOB Accounting di tampilkan,anda dapat menggunakan file tersebut untuk memperbaiki atau menambah data
j. Setelah selesai tutup kembali program MYOB tersebut.
D. User ID dan Pasword
MYOB Accounting Plus Versi 17 menyediakan fasilitas User ID dan Pasword untuk melindungi data dari pihak – pihak yang tidak berkepentingan.

1. user ID dan Pasword Master
Berikut ini akan membuat User ID dan Pasword yang akan menjadikan master atau kunci untuk membuka dan menggunakan semua fungsi yang tersedia pada MYOB.
Langkah – langkah:
• Aktifkan program MYOB pada jendela welcome to MYOB Accounting,klik tombol open your company file,pilih file prima rent Car dan Travel MYOB,lalu klik Open
• Tampilkotak konfirmasi Sign-On,biarkan nama User ID tetap administrator (sesuai dengan nama User Account pada computer yang anda gunakan,klik tombol Change Passsword
• Kosongkan kolom isian Existing password karena sebelumnya tidak ada password.
• MYOB akan memberikan informasi bahwa pembuatan password sukses, klik OK
• Ketika jendela jendela Company File Activation tampil,pilih I wont to activate my company file later,lalu klik continue. Padajendela berikutnya klik OK
• Menu utama MYOB Accounting ditampilkan.
2. Sub User ID
Adalah pengguna atau User yang hanya dapat membuka dan menggunakan fungsi MYOB tertentu saja,langkah – langkahnya sebagai berikut :
 Pastikan menu utama MYOB Accounting masih aktif,pilih menu setuplalupilih preferences
 Pada jendelapreferences,pilih tab security lalu klik tombol user ID
 Klik tombol new untuk membuat user ID baru
 Kotak isian new user details ditampilkan. Isi user ID dan password yang diiinginkan,mis:
User ID: sub user
Password: sales, ketik ulang pada kolom confirm password
Lalu klik OK
 Kembali ke kotak dialog user access. Pada kolom not allowed beri tanda silang untuk modul yang tidak boleh dibuka. Caranya pada kolom available function, kllik seluruh modul satu persatu. Kecuali modul sales and receivables.
 KLik ok. Pada jendela preferences klik Ok kembali.
 Untuk mencoba menggunakan sub user yang baru saja dibuat tutup program Myob
 BUka kembali program Myob, pilih file prima rancor dan travel. Myob pada kotak dialog Sign-on, masukkan :
User ID: Sub user
Kode password: Sales
Klik OK
o Ketika jendela activation tampil, pilih I want to activate my company file letter, klik continue pada jendela konfirmasi berikutnya. Klik Ok.
 Menu utama Myob accounting ditampilkan, pilih modul accounts lalu klik account list,maka akantampil kotak informasi,yang artinya bahwa User ID anda tidak dapat mengakses jendela ini.
 Lanjutkan ada modul yang lain,maka akan tampil informasi yang sama,kecuali modul sales,anda dapat menggunakan dan membuka seperti biasa. Hal tersebut sesuai dengan peraturan pada saat membuka Sub User ID.
3. menonaktifkan Sub User ID
Langkah – langkahnya:
1) Pastikan membuka program MYOB dengan User ID master. Ketika jendela company file activation tampil,pilih I want to activate my company file later,lalu klik continue pada jendela konfirmasi klik OK
2) Setelah mnu utama MYOb tampil,klik setup lalu ilih references . pada jendela references,aktifkan Tab security kemudian klik tombol User ID.
3) Pilih Sub User ID yang akan di nonaktifkan,lalu klik tombol edit
4) Kotak dialog edit User details ditampilkan,tandai kotak pilihan inactive User lalu OK
5) Untuk kembali ke menu utama MYOB,klik OK pada kotak dialog User accars,lalu klik OK
6) Tutup program MYOB Accounting anda.
E. Persiapan Data Awal
1. persiapan data menggunakan Excel
menggunakan program aplikasi Ms. Excel 2007 atau juga dapat menggunakan Versi sebelumnya. Kolom atau fields yang diperlukan untuk membuat daftar akun antrara lain:
o Account number,yaitu kolom yang berisi nomor perkiraan
o Account name,yaitu kolom yang berisi nomor perkiraan
o Header,yaitu kolom yang berisi huruf H untuk perkiraa header account dan kosong untuk detail account
o Balance, yaitu kolom yang berisi saldo awal akun dapat dikosongkan jika ingin memasukkan saldo awal secara manual
o Account type,yaitu kolom berisi tipe masing – masing rekening.
Ikuti langkah – langkah berikut ini:
1. buat fie daftar akun excel dari folder
2. simpan ulang file tersebut dalam format taxt (tab delimeted) caranya untuk excel 2007:
klik Icon office button
lalu pilih save As.
Untuk excel 2003:
Klik file lalu pilih save As
3. tentukan lokasi penyimpanan file yang di inginkan,kemudian pilih save As type taxt (tab dilimeted) lalu klik save
4. ketika kotak konfirmasi Ms.excel tampil,klik Ok. Apabila ingin menyimpan file dalam format – format klik Yes.
5. setelah selesai tutup excel anda,ketika kotak informasi penyimpanan file tampil klik No.
2. Impor Daftar Akun
Langkah –langkah:
 aktifkan program MYOB Accounting Plus v 17,lalu buka kembali file prima rent car dan travel MYOB
 dari menu utama MYOB Accounting Klik file-> import data->account->account information
 kotak dialog import file ditampilkan
 pada kotak dialog open,pilih file daftar akun yang telah disimpan dalam format taxt dilokasi penyimpanan yang telah ditentukan sebelumnya lalu klik Open
 pindahkan semua fields pada kolomimport fields ke kilom matching import fields
Caranya: klik mana fields,lalu klik dikolom matching import field,lakukan satu persatu untuk semua fields
Hasilnya nam fields akan tampil didalam kolom matching import fields
 klik tombol import,proses import file dilakukan
 setelah selesai akan tampil informasi pada baris record skipped harus terisi angka 0. jika tidak berarti ada akun yang gagal di import dan harus diperbaiki lakukan perbaikan setelah selesai import kembali.klik Ok
 untuk melihat daftar akun yang telah di import,pilih modul account list.
3. Linked Akun
Berfungsi untuk mengotomatisasi system kerja MYOB.
1. Accounts dan banking linked accounts.
Membuat link untuk perkiraan buku besar dank as / bank.
a. Dari menu utama MYOB,klik menu setup > linked account > accounts and banking accounts
b. Kotak dialog account dan banking linked accounts ditampilkan
Keterangan:
• Equity account for current earnings = perkiraan modal untuk periode berjalan
• Equity account for retained earnings = perkiraan modal untuk laba ditahan
• Equity account for historical balancing = perkiraan modal untuk selisih pembukuan
• Bank account for electronic payment = akun bank untuk pembayaran elektronik
• Bank account for undeposite funds = akun untuk enampung penerimaan sementara
c. Ganti nama akun historical balancing menjadi selisih pembukuan.
Caranya:
Klik tanda panah :kotak equity account for historical balancing
d. Pada kotak dialog edit account pilih tab profile. Ketik : selisih pembukuan didalam kolom account nama, lalu klik OK
e. Berikutnya klik tombol panah kotak electronic clearing account
f. Tampil kotak dialog select from list, pilih akun bank delta. Lalu use account
g. Ketik myob menampilkan informasi yang menanyakan apakah anda akan mengubah akun untuk pembayaran elektronik, klik yes
h. Ulangi langkah no. 5 s/d 7 untuk menggantikan akun underposited funds menjadi kas
i. Setelah selesai hasil akan tampil, klik OK. Untuk menutup kotak dialog account dan banking linked accounts.

1.2. Linked sales accounts
Langkah-langkahya :
1.Pastikan menu utama MYOB Accounting masih aktif. Klik menu setup > linked accounts > sales accounts.
2. kotak dialog sales linked accounts ditampilkan :
a. Asset account for tracking receivables = perkiraan aktiva untuk menampung piutang
b. Bank account for costumer receipts = perkiraan bank untuk perkiraan piutang
c. I charge freigt on sales = perkiraan untuk menampung biaya penjualan
d. I track deposits collected from customers = perkiraan penerimaan uang muka pelanggan
e. I give discounts for late payment = perkiraan untuk menampung potongan penjualan
f. I access charges for late payment = perkiraan untuk denda keterlambatan pembayaran

3. klik tombol drop down pada kotak asset account for tracking receivables
4. pilih akun piutang usaha lalu klik use account
5. pada kotak bank account for customer receipts, ganti menjadi akun bank delta
6. setelah itu klik kotak pilihan I track deposits collected from customers
7. klik tombol drop down pada kotak liability for customer deposits
8. kotak pilihan select from list ditampilkan. Pilih akun pendapatan diterima dimuka, lalu klik tombol use account
9. setelah selesai hasilnya akan tampil, lalu kilk OK. Untuk menutup dialog sales linked account.
1.3. Purchases linked account
langkah-langkahnya sebagai berikut :
1) Dari menu utama MYOB accounting klik setup > link accounts > purchase accounts
2) Kotak dialog purchase linked accounts ditampilkan
3) Klik tombol drop down liability account for tracking payables, pilh akun hutang usaha lalu klik tombol use account for tracking payables,,pilih akun hutang usaha lalu klik tombol use account
o Liability account for tracking payables = perkiraankewajiban untuk hutang
o Bank account for paying bills = perkiraan untuk pembayaran hutang
o I can receive atems without a supplier bill = perkiraan untuk pembayaran tanpa tagihan
o I pay freight on purchases = perkiraan untuk biaya angkut pembelian
o I track deficits paid to suppliers = perkiraan untuk uang muka pembelian
o I take discount for early payment = perkiraan untuk potongan pembelian
o I pay chargers for late payment = perkiran untuk denda keterlambatan pembayaran
4) ulangi langkah no.3 untuk mengubah link akun bank account for paying bills menjadi akun bank sejati
5) setelah selesai hasilnya akan tampil,lalu klik Ok. Untuk menutup kotak dialog purchase linked account.
1.4. Payrooll Linked Account
terakhir anda akan membuat link untuk akun yang berhubungan dengan pembayaran gaji,ikuti langkah berikut ini:
1. masih dari menu utama MYOB Accounting, klik setup > payroll accounting
2. kotak dialog payroll linked account ditampilkan

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
a. bank account for cash payments = perkiraan bank untuk pembayaran secara tunai
b. Bank account for cheque payments = perkiraan bank untuk pembayaran menggunakan cek.
c. Bank account for electronic payment = perkiraan untuk pembayaran elektronik.
d. Default employes expense account = perkiraan untuk beban gaji lainnya.
e. Default wages expense account = perkiraan untuk pembebanan gaji
f. Default tax / deducation payable account = perkiraan untuk pajak penghasilan.

3. sama pada langkah-langkah sebelumnya. Ganti akun-akun tersebut seperti :
• Bank account for cash payments kas
• Bank account for cheque payments bank delta.
4. klik OK.

4. Menghapus linked akun
Langkah-langkah berikut ini :
1. Pastikan jendela account list masih aktif, pilih tab expense.
2. Pada kotak dialog edit account, pilih tab details, sebelum anda menghapus akun tersebut menjadi akun beban gaji.
Caranya klik tanda panah linked account for wages expense
3. Tampil kotak dialog payroll linked accounts. Klik tanda panah, wages dan salaries.
4. Pilih akun beban gaji lalu klik use account.
5. Klik OK untuk kembali ke kotak dialog edit account, pada keterangan linked account for telah berubah menjadi unliked.
6. Pilih tab profile lalu klik menu edit > delete account.
7. Beralih ke tab equity, anda ganti nama akun retained earnings menjadi akun laba ditahan. Caranya klik tanda panah akun retained earnings.
8. Pada dialog edit account, ganti account number menjadi 3 – 2000, tekan tab, ketik laba ditahan, OK.
9. Dengan cara yang sama ganti akun current year earnings. Dengan laba periode berjalan.
10. Klik tombol close untuk menutup jendela account list.

5. Membuat kode pajak.
1. klik menu list > tax codes.
2. Untuk menghapus kode pajak caranya, klik pajak yang akan dihapus, pilih edit > delete tax code.
3. Ulangi langkah yang sama untuk menghapus kode pajak yang lain.
4. Klik kode GST, klik tombol edit, pada baris tax code ketik PPN, tab, klik OK.
5. Klik new untuk membuat kode pajak baru.
6. Setelah selesai klik tombol close untuk menutup jendela tax code.

6. Daftar relasi dan produk.
Daftar relasi atau card file merupakan kumpulan data yang berisi seperti data-data customer ( pelanggan ), supplier ( pemasok ), employee ( karyawan ) dan personal (individu ).

1.1 Membuat daftar customer
1) Klik modul card file, cards list.
2) Pilih tab customer, klik new untuk membuat data customer baru.
3) Di dalam jendela card infortion tab profile, isi data customer.
4) Klik tab selling detains untuk mengisi detail penjualan.
5) Ulangi langkah 2 s/d 4 untuk memasukkan data customer.

1.2 Membuat daftar supplier
1) Masih dalam jendela card list, pilih tab supplier, klik new.
2) Didalam tab profile, input data supplier
3) Klik tab buying details untuk mengisi detail pembelian
4) Ulangi langkah no. 1 s/d 3 untuk mendaftarkan supplier lain

1.3 Membuat daftar karyawan
a. Masih dalam jendela cards list, pilih tab employee lalu klik tombol new
b. Isi data karyawan satu persatu
c. Klik tombol new kembali untuk mengisi data karyawan berikutnya
d. Klik close untuk menutup jendela card list.

F. DAFTAR MENU PROGRAM MYOB VERSI 17

Adapun menu program yang terdapat pada myob versi 17 adalah sebagai berikut :

a. Menu Account
 Pengertian
Menu account adalah menu yang digunakan untuk menginput, mengubah, menambah dan menghapus nama-nama perkiraan yang digunakan dalam suatu perusahaan ( dagang, jasa, dan manufaktur ).
 Fungsi
Fungsi dari menu account adalah untuk :
• Untuk membuka jendela Account List yang memuat informasi account yang sudah disediakan myob17.
• Membuka jendela Record Journal Entry, di mana dapat memasukkan transaksi-transaksi sesuai dengan pembacaan jurnal umum.
• Untuk membuka jendela Transaction Journal, di mana dapat melihat informasi atas seluruh transaksi sesuai dengan tanggal yang telah ditentukan.
• Untuk menampilkan jendela Baslink, di mana kita dapat menetapkan bussines account statement ( Pernyataan jenis bisnis ).
• Untuk menampilkan jendela Send To Myob Account Office, dimana kita dapat menyimpan laporan keuangan perusahaan atau mengirim selalu e-mail.

b. Menu Banking
 Pengertian
Banking adalah model yang digunakan untuk menulis cek yang dikeluarkan ataupun diterima perusahaan.
 Fungsi
Fungsi menu-menu pada banking adalah :
• Spend money
Dapat digunakan untuk mencatat atau memasukkan beberapa penarikan cek dari akun-akun cek.
• Reconcile account
Dapat merekonsiliasi / mencocokkan catatan bank dengan catatan perusahaan.
• Receive money
Dapat mencatat atau memasukkan penerimaan dana yang melalui cek.
• Print cheques
Dapat mencetak cek-cek yang anda buat dari jendela spend money
• Transaction journal
Dapat melihat semua pengeluaran kas yang telah anda lakukan
• Prepare electronic payments
Dapat menyimpan transaksi yang berhubungan dengan payments
• Prepare bank deposit
Dapat menyimpan transaksi yang berhubungan dengan penerimaan dana melalui cek.

c. Menu sales
 Sales adalah seluruh aktivitas yang berkaitan dengan penjualan dan piutang dagang.
 Fungsi
Fungsi menu-menu pada sales adalah :
• Sales register
Dapat melihat daftar-daftar penjualan, penerimaan dari penjualan, retur penjualan, dan daftar lain yang berhubungan dengan penjualan.
• Enter sales
Dapat mencatat transaksi penjualan yang sedang berlangsung baik secara tunai maupun kredit.
• Receive payments
Dapat mencatat penerimaan dari penjualan dan piutang usaha dari konsumen yang dibayar kepada perusahaan.
• Print statements
Dapat mencetak faktur-faktur penjualan yang belum terbayar

• Print invoices
Dapat mencetak faktur-faktur penjualan yang anda catat di sales – new service.
• Transaction journal
Dapat melihat rincian jurnal pada tabulasi sales.

d. Menu Time Billing
 Pengertian
Time billing adalah modul yang digunakan untuk menvatat informasi aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan yang berhubungan dengan penagihan untuk pegawai, pemasok, atau pelanggan.
 Fungsi
Fungsi menu-menu pada Time Billing adalah :
• Activities list
Dapat membuat informasi yang dilakukan perusahaan
• Enter activity slip
Dapat mencatat slip aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan sebagai catatan atau arsip
• Activity log
Dapat menampilkan dan meninjau informasi aktivitas yang telah dicatat oleh perusahaan
• Prepare time billing invoice
Dapat mencetak faktur-faktur penagihan untuk pelanggan
• Transaction journal
Dapat melihat rincian jurnal pembayaran atau penagihan dari pelanggan pada tabulasi sales.

e. Menu Purchase
 Pengertian
Purchase adalah modul yang dapat memasukkan pembelian, mencatat pembelian berulang, menyiapkan pemesanan pembelian, menerima barang dagang yang telah dipesan, memeriksa barang-barang yang dibeli agar sesuai spensifikasi yang dipesan, melakukan pembayaran yang tepat waktu kepada pemasok dan mengelola utang dagang secara rinci dan akurat.
 Fungsi
Fungsi menu-menu pada purchase adalah :
• Preapare electronic payment
Dapat memproses pembayaran atas pembelian
• Enter purchase
Dapat mencatat transaksi pembelian yang sedang berlansung baik secara tunai maupu kredit
• Paybills
Dapat mencatat pembayaran-pembayaran dari pembelian yang belum terbayar (utang usaha) kepada pemasok
• Print Purchase Orders
Dapat mencetak faktur-faktur pembelian yang belum terbayar
• Print Cheque
Dapat mencetak cek yang berhubungan dengan pembelian, pembayaran utang, serta retur pembelian
• Purchase register
Dapat melihat hasil pencatatan pembayaran pembelian, dan retur pembelian
• Transaction journal
Dapat melihat rincian jurnal pembayaran atau penagihan dari pelanggan pada tabulasi purchase.

f. Menu Payroll
 Pengertian
Payroll adalah modul yang digunakan untuk mengatur daftar penggajian karyawan dan transaksi-transaksi lain yang berkaitan dengan penggajian.
 Fungsi
Fungsi menu-menu pada payroll adalah :
• Payroll categeories
Dapat membuat dan mengedit kategori-kategori gaji
• Pay employee
Dapat mencatat dan mengedit gaji karyawan
• Print paycheque
Dapat mencetak cek yang berhubungan dengan penggajian
• Print payment summaries
Dapat mencetak faktur-faktur pembelian yang belum terbayar
• Prepare electric payments
Dapat memproses pembayaran karyawan, uatang, dan pembayaran lain yang melalui cek
• Transaction journal
Dapat melihat rincian jurnal pembayaran atau penagihan dari pelanggan pada tabulasi disbursement

g. Menu Inventory
 Pengertian
Merupakan menu program yang digunakan untuk mengelola persediaan secara tepat dan akurat di mana dapat mengecek barang-barang yang dijual dan dengan pengaturan menajemen persediaan yang baik, mengelola jumlah persediaan, nilai nominal suatu barang dagang serat penyusunannya, menetapkan harga jual dan harag beli dan menyediakan atau merakit barang dagangan menjadi satu satuan yang kompleks beserta harga yang ditetapkan.
 Fungsi
Fungsi menu-menu pada inventory adalah :
• Set item prices
Digunakan untuk menetapkan harga jual suatu barang persediaan ( termasuk keuntungan )
• Item list
Digunakan untuk melihat barang-barang persediaan
• Count inventory
Digunakan untuk memasukkan hasil perhitungan fisik persediaan atau untuk melakukan penyesuaian nilai dan kuantitas sejumlah item persediaan
• Adjust inventory
Digunakan untuk melakukan penyesuaian atas nilai dan kuantitas item-item persediaan
• Transfer inventory
Digunakan untuk melakukan transfer kuantitas dan nilai antar item-item persediaan
• Auto-build inventory
Digunakan untuk merakit item akhir dari sejumlah komponen
• Transaction journal
Digunakan untuk melihat perkiraan-perkiraan yang berhubungan dengan keluar masuknya persediaan
• Item register
Digunakan untuk menampilkan item-item persediaan barang baik keseluruhan maupun per item.

h. Menu Card File
 Pengertian
Adalah menu yang digunakan uantuk melihat daftar orang, karyawan, ataupun perusahaan lain yang berhubungan dengan perusahaan anda. Selain itu juga dapat menambah isi daftar anda bilamana pihak-pihak yang berhubungan dengan bisnis anda bertambah.

 Fungsi
Fungsi menu-menu pada card file adalah :
• Card list
Digunakan untuk membuat daftar nama orang atau perusahaan yang sering berhubungan dengan bisnis anda dan dapat melihat daftar rincian kartu yang pernah anda buat
• Contac log
Dapat melihat ringkasan dari seluruh kontak yang anda lakukan
• Print mailing labels
Dapat menetapkan dan mencetak file mailaing labels untuk individu atau perusahaan awal yang terdapat pada file kartu
• Create personalized letters
Dapat membuat file mail marge yang berisi informasi tentang orang atau perusahaan pada file kartu.